source
stringlengths
3
394
target
stringlengths
3
447
Do you have a non-smoking section?
Apakah ada area bebas rokok?
I advise you to stop smoking.
Saya sarankan Anda untuk berhenti merokok.
Turn on your back.
Balikkan badanmu.
Thank you for your interest.
Terima kasih atas ketertarikan Anda.
Don't scare me like that!
Jangan menakut-nakutiku seperti itu!
I have a sharp pain in my chest.
Dadaku rasanya nyeri.
A small road ran across the bridge, through the fields, and over a hill.
Jalan kecil melintasi jembatan, menembus pedesaan, dan kearah bukit.
The bridge is open to traffic.
Jembatan itu terbuka untuk lalu lintas.
The bridge had been built before that time.
Jembatannya telah dibangun sebelum waktu itu.
Do you know the man standing on the bridge?
Apakah Anda kenal dengan orang yang berdiri di atas jembatan itu?
It was dark under the bridge.
Di bawah jembatan gelap.
My driving instructor says I should be more patient.
Instruktur mengemudiku berkata bahwa aku harus lebih sabar.
The professor's boring lecture put me to sleep.
Profesor memberi yang memberi kuliah membosankan membuatku tertidur.
Keep your classroom clean.
Jagalah kebersihan kelasmu.
There were few students left in the classroom.
Ada sedikit siswa yang tersisa di kelas.
I wish our classroom were air-conditioned.
Aku harap kelas kita berpendingin ruangan.
You must not make noises in the classroom.
Di dalam kelas tidak boleh berisik.
The teacher is likely to get angry with the students.
Guru itu mudah sekali menjadi marah dengan murid-muridnya.
Go straight ahead until you reach the church.
Terus jalan lurus hingga tiba di gereja tersebut.
Would you please open the window?
Bisakah kau membuka jendelanya?
Don't be afraid.
Jangan takut.
The thief forced her to hand over the money.
Perampok itu memaksanya untuk menyerahkan uangnya.
A strong wind was blowing.
Sebuah angin kencang berhembus.
Kyoto is famous for its shrines and temples.
Kyoto terkenal dengan kuil dan viharanya.
Kyoto is visited by many tourists.
Kyoto dikunjungi oleh banyak turis.
How do you like Kyoto?
Bagaimana menurut Anda kota Kyoto?
There was an enormous traffic jam in downtown Kyoto.
Terdapat banyak kemacetan lalu lintas di jalanan Kyoto.
Summers are very hot in Kyoto.
Musim panas di Kyoto sangat panas.
I had a stroke last year.
Saya terserang strok tahun lalu.
She went there last summer.
Dia pergi ke sana musim panas lalu.
Do you have some milk?
Apa kau punya susu?
I bought two bottles of milk.
Saya membeli susu dua botol.
I ran into an old friend.
Aku berjumpa dengan kawan lamaku.
Waiter, please bring me some water.
Pelayan, tolong bawakan aku air.
Try to keep from crying.
Cobalah untuk tidak menangis.
I don't know whether to cry or to laugh.
Aku tak tahu apakah mesti menangis atau tertawa.
You don't have to hurry.
Kau tidak perlu tergesa-gesa.
We didn't need to hurry.
Kita tidak perlu tergesa-gesa.
Hurry up, or you will be late.
Cepatlah, atau kau akan terlambat.
Hurry up, or you'll miss the bus.
Cepatlah, atau kau akan ketinggalan busnya.
Hurry up, or we'll miss the train.
Cepat, atau kita akan ketinggalan keretanya.
Hurry up, or you'll be late.
Cepat, nanti terlambat.
I must hurry to class.
Aku harus segera pergi ke kelas.
Hurry up, Tom.
Cepat, Tom.
Are you in a hurry?
Apa kamu sedang terburu-buru?
Did you enjoy your holiday?
Apa kau menikmati liburanmu?
The holiday traffic crawled along the highway.
Pada hari libur lalu-lintas merayap sepanjang jalan raya.
Let's take a break for coffee.
Mari istirahat dan minum kopi.
How was your vacation?
Bagaimana liburan Anda?
May I take a rest?
Bolehkah saya istirahat?
I did nothing during the holidays.
Saya tidak melakukan apa-apa selama liburan.
The visitor sat across from me.
Tamunya duduk berhadapan dengan saya.
As I entered a tearoom, I found two young men watching a wrestling match on television.
Setelah aku memasuki kedai teh, aku melihat ada dua orang pemuda yang sedang menonton pertandingan gulat di TV.
Smoking is bad for you.
Merokok tidak baik untuk Anda.
It is hardly worth discussing.
Tidak ada gunanya mendiskusikannya.
You must do your duty.
Kau harus melaksanakan tugasmu.
There is no room for doubt.
Tidak ada ruang untuk ragu.
There is little room for doubt.
Masih ada kemungkinan kalau itu benar.
You cannot make omelets without breaking eggs.
Kamu tidak bisa membuat dadar tanpa memecah telur.
Experience without learning is better than learning without experience.
Pengalaman tanpa belajar lebih baik daripada belajar tanpa pengalaman.
All that glitters is not gold.
Tidak semua kertas kecil adalah cek.
You need not have woken me up.
Kamu tidak perlu membangunkanku.
Time to get up.
Waktunya bangun.
Get up!
Bangun!
Get up!
Bangunlah!
You are the only one.
Kaulah satu-satunya.
You are my best friend.
Kau adalah sahabat karibku.
Please tell me the closest station to your office.
Mohon beri tahu saya stasiun terdekat ke kantor anda.
She cried bitterly at a press interview.
Dia menangis dengan sedih pada saat wawancara dengan wartawan.
An orderly lifestyle and a regular diet are the keys to health.
Gaya hidup dan keseimbangan makanan yang teratur adalah kunci bagi hidup sehat.
The train was due at six.
Keretanya dijadwalkan untuk tiba pada pukul enam.
I had my purse and commutation ticket stolen while I was sleeping on the train.
Aku mendapati dompet dan karcis comuterku dicuri saat aku tertidur di kereta.
I'm not feeling well.
Aku merasa tidak enak badan.
Do you feel sick?
Apa kamu merasa sakit?
You have to be patient.
Kau harus bersabar.
The generous dentist contributed some two billion yen to charity.
Dokter gigi yang murah hati itu memberikan sejumlah dua milyar yen untuk amal.
I think I'm going to faint.
Rasanya aku mau pingsan.
Look out! There's a hole in the road.
Awas, Ada lubang di jalanan.
Look out! There's a hole in the road.
Awas! Ada lubang di atas jalan.
Let your hair down a little.
Santai saja, tidak usah khawatir.
If you're not careful you'll miss a traffic sign!
Bila kamu kurang hati-hati tanda-tanda lalu lintas akan terlewat (tidak terlihat).
Watch out! There's a big hole there.
Hati-hati! Di sana ada lubang besar.
Watch out! There's a big hole there.
Awas! Ada lubang besar di sana.
Forget it.
Lupakan.
I'm exhausted.
Aku kelelahan.
Turn off the television. I can't concentrate.
Matikan televisinya. Aku tidak bisa berkonsentrasi.
You can go home if you like.
Kalau kamu mau, kamu bisa pulang lebih awal.
Wait here till I come back.
Tunggulah di sini hingga aku kembali.
When I tried to move the desk, one of its legs made a jarring sound as it scraped across the floor.
Ketika aku mencoba memindahkan mejanya, kaki mejanya membuat suara bising saat bergesekan dengan lantai.
The desk is covered with dust.
Mejanya tertutup oleh debu.
The money on the desk is not mine.
Uang yang ada di atas meja bukan milikku.
What is on the desk?
Di atas meja ada apa?
How many pens are there on the desk?
Ada berapa banyak pena di atas meja?
A cat appeared from under the desk.
Seekor kucing muncul dari kolong meja.
The desk drawer is open.
Laci mejanya terbuka.
You must not give up hope.
Kamu tidak boleh berhenti berharap.
Strange things happened on her birthday.
Hal yang aneh telah terjadi di hari ulang tahunnya.
I'll be glad to help him.
Dengan senang hati saya akan membantunya.
I'll be glad to come.
Dengan senang hati saya akan datang.
I will gladly help you.
Saya dengan senang hati akan membantu anda.